5 Tips Kenalkan Huruf Hijaiyah Pada Anak


 

1. Kenalkan Huruf Menggunakan Nada dan Irama

 

Untuk anak usia dini, mempelajari hal-hal baru dengan metode nyanyian cukup efektif, lho. Termasuk dalam mempelajari abjad. Ayah Bunda tentu nggak asing sama lagu “ei, bi, ci, di, i, ef, ji…” (dan seterusnya), yang biasa digunakan untuk menghafal abjad dalam bahasa Inggris, kan? Metode serupa juga bisa digunakan untuk mengenal huruf hijaiyah.

 

Jadi, dalam mengenalkan huruf Arab, Ayah Bunda bisa menyebutkan nama-nama huruf dengan nada, irama, dan penggalan tertentu, tidak datar. Misalnya menggunakan lagu “ei, bi, ci” versi Inggris, tetapi liriknya diganti nama abjad Arab. Pasti anak-anak akan lebih semangat untuk menghafal.

 

2. Berikan Ilustrasi Gambaran Bentuk Huruf Hijaiyah

 

Jumlah huruf Arab itu ada 30, dan semuanya memiliki bentuk yang berbeda. Nah, supaya Anak cepat menghafal bentuk-bentuk huruf tersebut, cobalah untuk memberikan ilustrasi dengan objek yang mirip.

 

Misalnya, Ayah Bunda mengenalkan huruf “Alif”, berikan gambaran kalau bentuk “Alif” mirip tongkat yang berdiri tegak. Begitu pun dengan huruf lainnya. Huruf “Ba, Ta’, Tsa’” mirip piring dengan jumlah titik berbeda, huruf “Jim, Kha’, Kho’” mirip angka 2 yang dibalik, dan seterusnya.

 

3. Gunakan Media Audio Visual

 

Trik ini merupakan pengembangan dari trik pertama dan kedua. Ayah Bunda bisa memanfaatkan video-video murrotal (bacaan Al-Qur’an) untuk mengenalkan huruf hijaiyah pada Anak. 

 

Meski tidak secara spesifik mengulang nama-nama huruf Arab, tetapi cara ini juga cukup efektif. Apalagi pelafalan huruf Arab ketika sudah mendapat harakat memang beda dengan nama aslinya. Cara ini penting dilakukan supaya Anak terbiasa dengan bacaan Al-Qur’an.

Di samping itu, trik ini juga bisa dijalankan dengan memberi flash card huruf Arab pada anak-anak. Biasanya, flash card identik dengan kartu bergambar warna-warni. Media visual seperti ini cukup menarik perhatian Anak, sehingga mereka akan lebih tertarik belajar.

 

4. Ajak Anak Memahami Huruf Hijaiyah dengan Istilah Unik

 

Seperti yang disebutkan sebelumnya, bahwa pelafalan huruf Arab akan berbeda dengan aslinya ketika sudah mendapat harakat, maka trik ini akan cukup efektif jika diterapkan. Harakat bisa dimaknai sebagai atribut untuk huruf Arab supaya bisa dibaca. Ada beberapa jenisnya, seperti fatah berbunyi a, kasrah berbunyi i, damah berbunyi u, dan sebagainya. Ayah Bunda tentu familier dengan cara menghafal nama warna pelangi, kan? “Me-ji-ku-hi-bi-ni-u” masing-masing mewakili suku kata pertama nama warna pelangi.

 

Hal tersebut bisa diterapkan pada pengenalan huruf Arab dengan harakat. Misal, Alif fatah dibaca a, kita bisa menggantinya dengan kata “apel”. Ba’ kasrah dibaca bi, bisa kita ganti dengan “bibir”, dan sebagainya. Cara ini, selain seru, juga membuat anak lebih cepat mengingat cara pelafalan huruf-huruf tersebut.

 

5. Gunakan Media Cetak dan Alat Tulis yang Menunjang

Terakhir, Ayah Bunda bisa menggunakan media buku atau majalah anak untuk melatih kemampuan menulisnya. Sebagai contoh, Anak bisa diajak untuk mewarnai atau menebalkan aksara Arab, bisa juga dengan menulis huruf Arab yang sama seperti contoh. Langkah ini akan menguatkan ingatan Anak pada bentuk-bentuk huruf Arab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar