KRITERIA THAYYIBAN DALAM PRODUK HALAL

 

KRITERIA THAYYIBAN DALAM PRODUK HALAL

...يَأْمُرُهُم بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَاهُمْ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ...

 

Artinya: “...Dia (Nabi Muhammad) menyuruh mereka kepada yang ma’ruf dan mencegah mereka dari yang mungkar, dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan atas mereka segala yang buruk...” (QS al-A’raf 157).

يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ ۖ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ ۙ...

 

Artinya: “Mereka menanyakan padamu, “Apa yang dihalalkan bagi mereka?” Katakanlah, dihalalkan bagi mereka thayyibat (segala yang baik)...” (QS Al Maidah ayat 4).


وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ ...

 

Artinya: “...dan Allah mengharamkan untuk mereka segala hal yang buruk...” (QS al-A’raf: 157)

Dalam Matan Taqrib karya Syekh Abu Syuja’ dipaparkan:

 

 كل حيوان استطابته العرب فهو حلال، إلا ما ورد الشرع بتحريمه. و كل حيوان استخبسته العرب فهو حرام، إلا ما ورد الشرع بإباحته.

 

“Semua yang dipandang baik oleh bangsa Arab, maka halal, kecuali syariat menjelaskan keharamannya. Sedangkan semua hewan yang dianggap buruk oleh bangsa Arab maka ia haram, kecuali ada keterangan syariat yang membolehkannya.”


 



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UPAYA BIMBINGAN PRANIKAH DALAM MEMBENTUK KELUARGA SAKINAH

PROPOSAL SKRIPSI تعلّم القواعد العربية الذاتي عن طريق موقع "بدار أونلين" (دراسة تحليلية من ناحية المادة والطريقة)