Dari Sekadar Memaklumi Perbedaan, Menuju Mencintai Sesama
Dari Sekadar
Memaklumi Perbedaan, Menuju Mencintai Sesama
Rasulullah ﷺ berpesan kepada para sahabatnya yang akan
melakukan sebuah perjalanan:
لَا يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ الْعَصْرَ إِلَّا فِي بَنِي
قُرَيْظَةَ
“Janganlah ada satu pun yang shalat
‘Ashar kecuali di perkampungan Bani Quraidhah.”
Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى
يُحِبَّ لِجَــــــــارِهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
"Demi Allah, belum beriman
(dengan sempurna) seorang hamba hingga ia mencintai sesuatu untuk tetangganya
seperti ia mencintai sesuatu itu untuk dirinya sendiri." (HR Imam Bukhari
dan Imam Muslim)
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا،
وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ
بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ
شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا، كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ
اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
Artinya: "Dan berpegang
teguhlahlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai
berai, dan ingatlah nikmat Allâh kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah)
bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu
menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka,
lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan
ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.” (Ali ‘Imran:103)
Komentar
Posting Komentar